PENGEMBANGAN INTRA DAN EXTRAKURIKULER

Pengembangan potensi peserta didik sebagaimana dimaksud dalam tujuan pendidikan nasional tersebut secara sistemik-kurikuler diupayakan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler diselenggaraakan melalui kegiatan terstruktur dan terjadwal sesuai dengan cakupan dan tingkat kompetensi muatan atau mata pelajaran. Kegiatan kokurikuler dilaksanakan melalaui penugasan terstruktur terkait satu atau lebih dari muatan atau mata pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler yang merupakan kegiatan terorganisasi/terstruktur di luar struktur kurikulum setiap tingkat pendidikan yang secara konseptual dan praktis mampu menunjang upaya pencapaian tujuan pendidikan.
Kegiatan ekstrakurikuler adalah program pendidikan yang alokasi waktunya tidak ditetapkan dalam kurikulum. Kegiatan ekstra-kurikuler merupakan perangkat operasional (supplement dan complements) kurikulum, yang perlu disusun dan dituangkan dalam rencana kerja tahunan/kalender pendidikan satuan pendidikan. Kegiatan ekstrakurikuler menjembatani kebutuhan perkembangan peserta didik yang berbeda; seperti perbedaan rasa akan nilai moral dan sikap, kemampuan, dan kreativitas. Melalui partisipasinya dalam kegiatan ekstrakurikuler peserta didik dapat belajar dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dengan orang lain, serta menemukan dan mengembangkan potensinya. Kegiatan ekstrakurikuler juga memberikan manfaat sosial yang besar.
Dalam Kurikulum 2013, pendidikan kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib. Hal ini mengandung makna bahwa pendidikan kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinfocement) perwujudan sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren dengan pengembangan sikap dan kecakapan dalam pendidikan kepramukaan. Dengan demikian pencapaian Kompetensi Inti Sikap Spiritual (KI-1), Sikap Sosial (KI-2), dan Keterampilan (KI-3) memperoleh penguatan bermakna (meaningfull learning) melalui fasilitasi sistemik-adaptif pendidikan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan.
Dalam Kurikulum 2013, kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dan pendidikan menengah (SMA/MA dan SMK/MAK). Pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan Kwartir Ranting atau Kwartir Cabang. Oleh karena itu Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib merupakan program kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk mengikutinya. Untuk itu maka ditetapkan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib, sebagai rujukan normatif dan programatik semua unsur pemangku kepentingan pada tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan satuan pendidikan.

Intrakurikuler        merupakan         kegiatan        pengembangan         diri        yang

dilaksanakan  melalui  kegiatan  proses  belajar  mengajar  yang  terjadi  di

sekolah sebagai lembaga formal. Intrakurikuler berkaitan dengan belajar

dan  pembelajaran.  Menurut  Shaleh,  (2008)  belajar  merupakan  suatu

perubahan yang terjadi melalui latihan atau pengalaman. Belajar   selalu

melibatkan aktivitas. Dengan demikian intrakurikuler melibatkan aktivitas

belajar.   Kegiatan   ini   dapat   terjadi   secara  berkesinambungan   antara

konsep pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas dan di luar kelas

sesuai  dengan   penerapan  kurikulum  yang  dilaksanakan  oleh  satuan

pendidikan.

Intrakurikuler  diikat  oleh  kurikulum  satuan  pendiidkan  yang  berlaku.

Kegiatan  ini  dilakukan  secara  teratur,  jelas,  dan  terjadwal.  Kegiatan

intrakurikuler  dikelola  secara  sistematik  sebagai  program  utama  dalam

proses mendidik peserta didik. Kegiatan intrakurikuler tidak terlepas dari

kegiatan  yang  dinamakan  kokurikuler.  Komponen  ini  diperlukan  untuk

mendukung   pemahaman   materi   yang   diterima   peserta   didik   pada

kegiatan   intrakurikuler.   Kokurikuler   dapat   berupa   tugas-tugas   yang

mendukung  pembelajaran.  Oleh  karena  itu,  kokurikuler  dapat  menjadi

sarana  pendukung  pemahaman   peserta  didik   terhadap  materi   yang

diterimanya pada kegiatan intrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler berada

dibawah  tanggung  jawab  guru  mapel  atau  guru  kelas.  Atas  dasar  ini,

maka pendidik perlu memberikan kokurikuler yang mampu meningkatkan

pemahaman peserta didik pada kegiatan intrakurikuler.

Intrakurikuler  bermanfaat  mengembangkan  potensi  akademik  peserta

didik.   Proses   mendidik   peserta   didik   pada   intrakurikuler   merupakan

kegiatan  belajar  mengajar  yang  dilakukan  di  sekolah  sesuai  dengan

struktur  program  kurikukum  yang  terdapat  dalam  silabus.  Kegiatan  ini

bermanfaat mengembangkan potensi akademik peserta didik, sekalipun

potensi  non  akademik  lain  juga  berkembang.  Kemampuan  akademik

penting  diperhatikan   sebagaimana  yang  diungkap   oleh   Marjoribanks

(1987) bahwa prestasi akademik biasanya berhubungan dengan ukuran

kemampuan  seseorang.  Oleh  karenanya  memperhatikan  kemampuan

akademik melalui kegiatan intrakurikuler penting.

Langkah-langkah kegiatan intrakurikuler tertuang dalam bentuk Rencana

Pelaksanaan  Pembelajaran  (RPP).  Secara  global  kegiatan  intrakurikuler

melalui   langkah-langkah:   (1)   pengembangan   KTSP,   (2)   penyiapan

silabus, (3) pengembangan RPP, (4) pelaksanaan pembelajaran di kelas,

(5) penilaian  dan  evaluasi  pembelajaran  di  kelas, dan  (6)  tindak  lanjut

hasil  pembelajaran.  Langkah  keempat  yang  merupakan  realisasi  dari

kegiatan  intrakurikuler.  Dengan  demikian  kegiatan  intrakurikuler  diikat

oleh kurikulum sekolah.

Iintrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler

Intrakurikuler:  mengembangkan potensi akademik Ekstrakurikuler:

mengembangkan kepribadian, minat, dan kemampuannya di berbagai

bidang di luar bidang akademik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s